PUISI

Oleh Zawawi Aziz

belantara dan rimba diri

atau di tempat orang mengejar pelangi
cinta itu hidup
yang mati hanyalah bayang-bayang

ukiran indah cinta

dilepaskan oleh rentetan nafas

ia bersayap

ia terbang tanpa dipaksa

lihatlah aku, lalu kulihat kamu

pada mata hitammu
yang sering mengarak
hatiku menunggu

Tuhan yang kubisikkan

kata-kata nurani
terkadang-kadang diselangi
keinsafan

hanya keinsafan

namun cinta terus hidup

memulakannya dengan secebis rasa !

Categories: