Oleh Zawawi Aziz
pada kelopaknya
ada baris-baris rindu menanti
masih dibasahi embun
dan ia tidak pernah usai
jua seperti semalamnya
bunga kembang pagi
di batas ini
di persada masa
yang harus ditempuhi
bunga kembang pagi
detik aroma silam
yang berputaran
ketika aku masih terpukau
enggan beredar
rama-rama berpeleseran
jantan dan betina
riuh kicau burung
menanti simbahan mentari
kocakan rasa pun terbendung
di kolam usia
yang memamah
bahagia
dan derita
bak persis masa
Categories:
puisi cinta